Thursday, 30 April 2015

Ulang Tahun, Lorenzo Kangen Podium


Ulang Tahun, Lorenzo Kangen Podium

Spanyol, Rungan -- Sejauh ini Jorge Lorenzo sangat jauh dari yang namanya podium, bahkan ia selalu kalah dari Valentino Rossi dalam tiga balapan pertama musim ini.

Namun demikian, Lorenzo menegaskan bahwa masih ada 15 seri tersisa dan pekan ini ia akan membalap di kampung halaman sendiri di sirkuit Jerez, Spanyol.

Setelah tiga balapan pertama musim ini saya harus mengatakan bahwa hasilnya tidak seperti yang saya harapkan, musim ini masih panjang jadi kami masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan ini, ujar Lorenzo kepada Crash.net.

Minggu lalu saya banyak berlatih agar bisa lebih siap untuk GP Jerez, Jerez adalah salah satu balapan yang paling menantang dalam kalender MotoGP dan juga fans Spanyol sangat antusias.

Saya tentu akan melakukan yang terbaik untuk mencoba mendapatkan podium pertama saya musim ini. Sirkuit Jerez benar-benar bagus dan saya berharap untuk melakukan pekerjaan yang baik dengan M1 saya.

Lorenzo yang merayakan ulang tahun ke-28 pada hari Senin sehari setelah race Jerez nanti (04 Mei) tentu menginginkan hasil yang lebih baik, mungkin sebuah podium akan menjadi hadiah yang layang untuk menyambut hari ulang tahunnya. (DN/vH)

Crutchlow Bergabung dalam Geng Elit MotoGP 'The Gonta Ganti'


Crutchlow Bergabung dalam Geng Elit MotoGP 'The Gonta Ganti'

Inggris Raya, Rungan -- Finis ketiga di GP Argentina menjadi podium ke-8 untuk Cal Crutchlow sepanjang karir balapnya di kelas MotoGP dan menjadi podium pertamanya bersama Honda.



Hasil ini juga menempatkan Crutchlow dalam kelompok pembalap elite MotoGP yang telah memiliki podium di kelas MotoGP (2002 dan seterusnya) dengan tiga produsen yang berbeda.







Yang lainnya adalah:

• Valentino Rossi (Honda, Yamaha, Ducati).

• Alex Barros (Honda, Yamaha, Ducati).

• Loris Capirossi (Honda, Ducati, Suzuki).

• Andrea Dovizioso (Honda, Yamaha, Ducati).

• Marco Melandri (Yamaha, Honda, Kawasaki).



Crutchlow juga menjadi pembalap pertama yang finis di podium selama tiga tahun berturut-turut dengan tiga pabrikan yang berbeda, terakhir kali hal serupa terjadi adalah sejak Eddie Lawson pada tahun 1989-'90-'91 (Honda, Yamaha dan Cagiva).



Lihat:Amazing Cal!, Tiga Pabrikan Pernah Ia Bawa Sampai Podium

Minim Lintasan Lurus, Aleix Yakin Suzuki Bakal Kompetitif di Jerez


Minim Lintasan Lurus, Aleix Yakin Suzuki Bakal Kompetitif di Jerez

Spanyol, Rungan -- Aleix Espargaro berharap Suzuki mampu tampil lebih baik lagi di Jerez, mengingat lintasan Jerez sangat minim lintasan lurus dan inilah yang ditunggu-tunggu Aleix.



Kurangnya kecepatan tertinggi adalah kerugian tertentu dalam balapan, hal ini sangat merugikan Aleix dan Maverick Vinales di lintasan lurus.



Tapi sementara ini dalam tiga balapan pembuka kecepatan puncak Suzuki berada di kisaran 330 km lebih/jam (205mph), sementara kecepatan tertinggi tahun lalu di Jerez 'hanya' 295km/h (183mph).



Saya senang untuk kembali ke Eropa dan pergi ke Jerez; ini salah satu sirkuit favorit saya ditambah dengan fans Spanyol yang pastinya akan datang meramaikan sirkuit, kata Espargaro.



Sirkuit ini tidak terlalu sulit bagi saya dan Suzuki, mengingat Jerez tidak memiliki lintasan lurus yang panjang, saya yakin sasis Suzuki akan bekerja dengan baik disini.



Jadi saya tak sabar untuk menguji GSX-RR di Jerez untuk melihat bagaimana kelanjutannya. Tim, baik di paddock dan di Jepang bekerja keras untuk mendukung saya dalam menemukan keyakinan terbaik dengan motor.



Saya percaya kita bisa mengejar tujuan kami untuk mendapatkan poin lebih banyak lagi. (DN/vH)

Puncaki Klasemen, Rossi Mengaku Masih Jauh dari Gelar Juara Dunia


Puncaki Klasemen, Rossi Mengaku Masih Jauh dari Gelar Juara Dunia

Italy, Rungan -- Valentino Rossi memuji kinerja tim Movistar Yamaha yang sejauh ini bekerja dengan sangat baik.

Rossi kini unggul enam poin dari pembalap Ducati Andrea Dovizioso setelah memenangkan dua dari tiga balapan pembuka, termasuk kemenangan terbaru yang diwarnai bentrokan dramatis dengan juara dunia Marc Marquez di Argentina.

Tahun ini juga Rossi memasuki balapan Eropa sebagai pemimpin klasemen.

Saya sangat senang untuk kembali ke Eropa! Kata pembalap yang kini berusia 36 tahun itu. Tiga balapan pertama ini berjalan dengan sangat positif, meskipun beberapa sirkuit bukan favorit saya atau Yamaha!. Tapi YZR-M1 saya telah berubah menjadi sangat baik dan kami menikmatinya.

Untuk pergi ke Jerez, setelah kemenangan di Argentina dan memegang posisi puncak klasemen tentu sangat positif. Namun hal yang paling penting adalah bahwa kita sedang melakukan pekerjaan yang besar bersama dengan tim. Kita harus terus bekerja sama dengan baik. Kejuaraan masih sangat panjang!

Saya sangat suka GP Jerez. Sirkuit ini indah dan juga suasananya sangat fantastis. Saya melakukan balapan yang baik di sirkuit ini di masa lalu dan saya akan mencoba untuk mengulangnya tahun ini!, tegas Rossi.

Rossi yang kini menjadi pembalap tertua di MotoGP dan kemenangan Rossi di Argentina memperpanjang rekornya di kelas premier untuk 84 kemenangan, dengan 110 kemenangan di semua kelas grand prix. Sementara pemegang rekor pemenang terbanyak adalah Giacomo Agostini dengan 122 kemenangan. (DN/vH)

Vinales: Jerez Akan Jadi Balapan Emosional Bagi Saya


Jerez Akan Jadi Balapan Emosional Bagi Saya

Spanyol, Rungan -- Pembalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales berbicara tentang balapan di depan fans rumahnya di Jerez di Gran Premio bwin de Espana, Minggu 03 Mei 2015.

Saat ini Vinales berada diposisi 10 klasemen sementara setelah ia finis kesepuluh di GP Argentina.

Saya memiliki kenangan yang baik di Jerez. Saya sering mendapat hasil baik di sirkuit ini, tutur Vinales kepada MotoGP.com.

Motor kami juga sepertinya akan bekerja lebih baik disini dibanding dengan tiga seri sebelumnya.

Ini akan menjadi balapan yang sangat emosional karena akan ada banyak fans yang datang dan ini akan memberikan semangat tambahan untuk saya.

Balapan Jerez juga menjadi balapan untuk menguji motor kami mengingat Jerez sangat berbeda dari sirkuit sebelumnya.

Sejauh ini saya juga masih mempelajari karakter dari mesin Suzuki dan selalu mecoba menyesuaikan dengan gaya membalap saya. (DN/vH)

Berbekal Hasil Tes, Bradl Bidik Kemenangan Open Class di GP Jerez


Berbekal Hasil Tes, Bradl Bidik Kemenangan Open Class di GP Jerez

Jerman, Rungan -- Stefan Bradl berharap hasil balapan akhir pekan ini di Jerez bisa seperti hasil tes pramusim lalu di sirkuit yang sama ini.



Pembalap Forward Racing itu hanya mampu finis di belakang rekan setimnya dalam balapan sebelumnya di GP Argentina dan mengklaim poin pertamanya musim ini.



Balapan di GP Argentina sangat tidak mudah bagi saya, tapi saya berhasil mendapat poin pertama saya musim ini.



Dalam balapan saya kehilangan perasaan dengan motor dan saya tidak bisa menggeber motor sampai limit.



Kami menganalisis data dan kami tiba di Jerez minggu ini, kami siap untuk melakukannya dengan baik dan berjuang untuk menjadi memimpin di Open Class.



selama tes pramusim lalu saya sangat cepat di sirkuit Jerez, semoga dalam balapan alhir pekan ini saya dapat mengulangnya. (DN/vH)

Video: Preview Repsol Honda di MotoGP Jerez, Spanyol 2015


Video: Preview Repsol Honda di MotoGP Jerez, Spanyol 2015


Video: Preview Repsol Honda di MotoGP Jerez, Spanyol 2015



MotoGP 2015, Dominasi Spanyol Tenggelam di Telan 'Aspal'


MotoGP 2015, Dominasi Spanyol Tenggelam di Telan 'Aspal'

Spanyol, Rungan -- Pada tahun 2013 lalu Maverick Vinales, Pol Espargaro dan Marc Marquez sukses menjadi juara dunia di masing-masing kelas (Moto3, Moto2 dan MotoGP).



Juga di tahun 2014 Alex Marquez juara di kelas Moto3, Esteve "Tito" Rabat juara di kelas Moto2 dan Marc Marquez mengunci gelar juara dunianya yang kedua, hasil ini memberikan gelar sempurna untuk Spanyol.



Dan di tahun 2015 ini pembalap seperti Valentino Rossi atau Andrea Dovizioso berhasil meredam dominasi pembalap Spanyol di kelas MotoGP.



Sementara di kelas Moto2 sejauh tiga balapan pembuka ini yang berhasil menjadi pemenang adalah Jonas Folger dari Jerman, pembalap Inggris Sam Lowes dan dari Prancis Johann Zarco.



Ditambah dengan kelas Moto3, Danny Kent (UK), Enea Bastianini (Italia) dan Fabio Quartararo (Perancis) ketiganya masih mendominasi posisi 1, 3 dan 4 di papan klasemen sementara kelas Moto3.



Lalu kemanakah dominasi para pembalap Spanyol di tiga kelas ini, di kelas MotoGP yang menjadi ujung tombak adalah Marquez dan Lorenzo, tapi keduanya seakan tak mampu lagi melawan kebangkitan duo Italia (Rossi - Dovi).



Kemudian di kelas Moto2, Alex Marquez yang digadang-gadang akan memiliki balapan yang cerah seperti kakaknya hanyalah isapan jempol belaka, sementara juara dunia bertahan, Tito Rabat saat ini ia menjadi juara dunia yang sudah kehilangan arah.



Apalagi di kelas Moto3, dominasi rider junior Spanyol kian tenggelam, ditambah dengan kedatangan Fabio Quartararo asal Prancis menambah runyamnya kondisi pembalap Spanyol di kelas Grad prix paling bawah ini. (DN/vH)

Demi Marquez, Dr. Mir Bersedia Datang Ke Jerez


Demi Marquez, Dr. Mir Bersedia Datang Ke Jerez

Barcelona, Rungan -- Hari ini (Kamis, 30 April 2015) Marc Marquez kembali diperiksa oleh Dr. Mir dan dinyatakan siap untuk balapan di Jerez meskipun kondisinya belum 100% fit.

Sebelumnya di hari Selasa kemarin Marquez juga diperiksa oleh Dr. Mir dan kondisinya semakin membaik.

Kemudian dalam balapan nanti mulai dari sesi latihan pertama Marquez masih tetap dalam pantauan Dokter.

Lihat: Betapa Repotnya Marquez dalam Seri Jerez Kali Ini

Bahkan Dr. Mir akan hadir di Jerez untuk mengawasi bintang Repsol Honda itu. Marquez dalam kondisi yang baik. Kami telah melepas perban di tangannya, ujar Dr. Mir seperti dilansir Speedweek.

Kami akan selalu memeriksa tangan Marquez dan segara mengganti perbannya di setiap sesi usai, agar ia bisa menikmati GP Jerez.

Padahal sebenarnya cidera seperti ini harusnya memakan waktu sekitar 5 minggu baru akan sembuh total, tapi Marquez tampaknya mengabaikan hal itu.

Marquez juga masih dikatakan beruntung karena hanya tangan kirinya yang cidera. Berkat transmisi mulus yang disematkan pada motornya, ia tak perlu repot untuk mengatur gigi dengan menarik tuas kopling.

Paling Marquez menggunakan kopling hanya saat start saja, dan Marquez nekat melakukan ini. (DN/vH)

Dovi Pastikan GP15 Tak Akan Kesulitan dalam Sempitnya Sirkuit Jerez


Dovi Pastikan GP15 Tak Akan Kesulitan dalam Sempitnya Sirkuit Jerez

Jerez, Rungan -- Pembalap Pabrikan Ducati Andrea Dovizioso yakin bahwa Ducati akan bisa tambil lebih beringas lagi di sirkuit-sirkuit Eropa layaknya dalam tiga balapan pertama musim ini.

Sejauh ini Dovi dan motornya GP15 mampu membuat banyak orang berdecak kagum dan saat ini ia masih setia menempel Rossi di klasemen sementara dengan selisih 6 poin.

Dalam tiga balapan pertama kami tidak terlalu repot karena kondisi dan tata letak trek benar-benar cocok dengan motor baru kami, katanya pada konferensi pers GP Jerez kepada Crash.net.

Saya percaya bahwa Ducati juga bisa tambil lebih baik lagi di Jerez dan kita akan berusaha untuk selalu berada dalam kelompok depan ditambah Jerez sekarang cuacanya sangat cerah dan mendukung.

Jadi saya benar-benar bersemangat menyambut GP Jerez, saya benar-benar senang berada di trek ini meskipun bukan menjadi salah satu lintasan favirit saya.



Tapi kami tahun ini datang dengan modal yang kuat baik di klasemen maupun dengan kekuatan motor. (DN/vH)

Ini Alasan Smith 'Cinta Mati' dengan Sirkuit Jerez


Ini Alasan Smith 'Cinta Mati' dengan Sirkuit Jerez

Jerez, Rungan -- Pembalap Monster Yamaha Tech 3 Bradley Smith terlihat sangat senang bisa kembali ke sirkuit tempat kemenangan grand prix pertamanya Jerez, Spanyol.



Pembalap asal Oxford itu berbicara pada konferensi pers GP Jerez, Smith mengatakan ia berharap ia dapat mempertahakan dan memperbaiki posisi finisnya di urutan keenam seperti dalam dua balapan sebelumnya.



Saya memiliki kenangan yang sangat baik di sini, Di sirkuit inilah saya mencetak kemenangan pertama saya dan saya selalu senang datang ke sini.



Kami sudah sangat konsisten dan saya harus senang dengan itu. Tapi tentu saja konsistensi ini harus kami jaga hingga seri pamungkas nanti dan kalau bisa kita harus meningkatkannya.



Memang, musim baru dimulai jadi kita tak boleh terlena dengan hasil ini, kita harus terus kuat seperti ini.



Lanjut Smith, ini adalah balapan Eropa pertama tahun ini dan akan ada banyak balapan lagi dalam waktu dekat.



Jadi sangat penting untuk mendapat hasil yang baik disini guna menjaga posisi dan kekuatan poin di klasemen. (DN/vH)

Crutchlow Ungkap Kelemahannya diatas RC213V


Crutchlow Ungkap Kelemahannya diatas RC213V

Jerez, Rungan -- Pembalap CWM LCR Honda Cal Crutchlow berharap untuk belajar lebih banyak tentang motornya (Honda RC213V) dalam balapan Jerez kali ini guna meningkatkan konsistensinya agar selalu tampil di barisan depan.

Pembalap asal Inggris itu berhasil berdiri di podium dalam balapan sebelumnya di GP Argentina dan ia berharap dapat mengulanginya di Jerez hari Minggu nanti.

Jujur saya cukup senang dengan hasil di Argentina padahal saya tidak membalap di sana tahun lalu karena tangan saya patah.

Saya merasa kami memiliki balapan yang lebih baik dari yang kami harapkan dan kami mampu melawan lebih dari balapan sebelumnya.



Jadi mudah-mudahan kita bisa terus seperti itu, karena kita tahu kita punya kecepatan dalam aspek-aspek tertentu yang menjadi keunggulan kami.

Hanya saja saya harus tetap konsisten di pertangahan balapan, karena saya sering kehilangan banyak waktu di lap-lap pertengahan balapan dan sedikit kesulitan mengejar pembalap di depan, tegas Crutchlow. (DN/vH)

Wednesday, 29 April 2015

Betapa Repotnya Marquez dalam Seri Jerez Kali Ini


Betapa Repotnya Marquez dalam Seri Jerez Kali Ini

Barcelona, Rungan -- Tangan Marc Marquez yang masih cidera diperiksa lagi oleh Dr. Mir Selasa kemarin.

Dia menegaskan bahwa luka sembuh dengan baik, kondisi Marquez kini semakin membaik, ucap Dr. Mir.

Semua perban sudah dilepas, saya sekarang mulai dengan terapi fisik, begitu aktif dan gerakan pasif, kata Marquez yang memastikan diri tetap turun di GP Jerez.

Nanti jari saya diperiksa di Jerez setelah setiap sesi selesai dan selalu dibalut dengan perban yang baru. Untuk balapan Jerez saya sangat termotivasi, karena itu adalah balapan kandang pertama saya tahun ini.

Fans tuan rumah saya akan berada di sana, saya memiliki kenangan yang baik dari beberapa tahun terakhir. Sangat disayangkan jika saya melewatkannya dan saya berharap cidera saya tidak terlalu menghambat saya. Saya ingin mencapai hasil yang baik di depan fans saya, yakin Marquez.

Sementara Dani Pedrosa yang juga bermasalah pada tangannya dengan cidera berbeda merasa kurang yakin dan belum fit 100% untuk membalap di balapan kandang pertamanya musim ini.

Pedrosa lebih memilih menjalani rehabilitasi untuk kesembuhan lengannya dan berjanji akan comeback di GP Le Mans, Prancis tangal 17 Mei 2015 mendatang.

Ini artinya Marquez sekali lagi akan ditemani oleh Hiroshi Aoyama di tim Repsol Honda dalam MotoGP Jerez akhir pekan ini. (DN/vH)

Tuesday, 28 April 2015

Tak Hanya Pedrosa, Marquez Juga 'Berpotensi' Absen di GP Jerez


Tak Hanya Pedrosa, Marquez Juga Berpotensi Absen di GP Jerez

Barcelona, Rungan -- Juara Dunia MotoGP 2013 dan 2014 Marc Marquez ternyata tak hanya gagal finis di GP Argentina pasca bentrok dengan Valentino Rossi.



Marquez juga mengalamani patah tulang jari kelingking di tangan kirinya dalam latihan dengan motor trailnya, sebelumnya ia juga sempat mengeluhkan sakit di bagian perutnya.





Lihat: Keluhkan Sakit di Bagian Perut, Marquez Takut Jatuh Lagi.



Namun kemarin (Sabru, 25/04/2015) Marquez sukses menjalani operasi yang ditangani langsung oleh Dr. Xavier Mir di Rumah Sakit Universitario Dexeus di Barcelona Quiron.



Dr. Mir melaporkan bahwa Marc Marquez memang datang ke UGD rumah sakit tempat ia bekerja.



Jari kelingking tangan kiri Marquez patah dan dengan pemeriksaan X-ray telah kami temukan fraktur dari phalanx dan dislokasi, tutur Dr. Mir kepada Speedweek.



Operasi ini akan memungkinkan kita untuk mengembalikan fungsi jari dalam waktu 24 jam.



Berkat operasi ini Marquez masih bisa tetap tampil dalam seri keempat MotoGP musim ini di Jerez yang akan di mulai hari Jum'at depan. (DN/vH)

Mau Tak Mau Suzuki dan Aprilia Harus Miliki Tim Satelit untuk 2017


Mau Tak Mau Suzuki dan Aprilia Harus Miliki Tim Satelit untuk 2017

Italy, Rungan -- Suzuki dan Aprilia sementara ini hanya menurunkan dua pembalap di tim pabrikan yang berlaga di MotoGP.



Jika pendatang baru ini dipaksa untuk memiliki tim satelit di tahun 2017 mendatang, apakah mereka sudah siap?



Managing Director Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis memberikan pandangannya mengenai hal ini; Saya pikir hal ini akan memberikan dampak positif untuk MotoGP jika pabrikan pendatang baru dilengkapi dengan tim satelit mereka masing-masing.



Dengan demikian kita memiliki persaingan yang mereta dan sempurna untuk tiap-riap pabrikan yang bergabung di MotoGP.



Namun apakah produsen tersebut pada tahun 2017 nanti akan mendapat mendukung tambahan untuk tim satelit mereka?.



Saya rasa setiap produsen tidak memiliki kapasitas yang sama. Terus terang, Yamaha memiliki kapasitas lebih rendah daripada misalnya perusahaan Honda.



Oleh karena itu kami tidak hadir dalam Moto2 dan Moto3. Ducati mungkin memiliki kapasitas kurang dari yang kita lakukan.



Dan lain-lain mungkin memiliki peluang lebih sedikit dari Ducati. Sehingga sulit untuk menyamaratakan semua pabrikan karena tidak memiliki kapasitas yang sama. (DN/vH)

Lin Jarvis: Jangan Panik Lorenzo, Masih Ada 15 Balapan Lagi


Jangan Panik Lorenzo, Masih Ada 15 Balapan Lagi

Italy, Rungan -- Pembuka musim ini benar-benar sulit untuk Jorge Lorenzo dan mendapat hasil yang sangat jauh dari apa yang diharapkan.



Dalam tiga balapan pertama MotoGP tahun dari Juara Dunia MotoGP 2010 dan 2012 itu tidak pernah sekalipun menginjakkan kakinya di podium.



Di Qatar dan Austin, ia hanya finis keempat dan balapan di Argentina ia harus puas di posisi ke-5.



Dalam klasemen keseluruhan ia tertinggal hingga 29 poin dari rekan setimnya Valentino Rossi yang memimpin klasemen dengan 66 poin.



Namun demikian Bos Yamaha Lin Jarvis yakin bahwa Lorenzo bisa memperjuangkan gelar. Seperti yang dijelaskan kepada Speedweek, Jarvis mengatakan; Lorenzo memiliki tiga masalah yang berbeda dalam tiga balapan.



Ia bermasalah dengan helmnya saat di Qatar, dan dalam balapan kedua ia kemudian terserang bronkitis sementara di Argentina ia bermasalah dengan pemilihan ban dan membuatnya kesulitan saat balapan.



Sekarang yang terpenting adalah dia tidak menyerah dan tetap kuat. Kita tahu bahwa hal itu dapat menjadikan kita lebih kuat secara mental dan fokus.



Dia sekarang harus menyusul ketertinggalannya dan tak perlu panik. Ini baru tiga balapan, masih ada 15 balapan tersisa dan Lorenzo masih memiliki peluang untuk memenangkan gelar musim ini. (DN/vH)

Ini Tiga Pembalap yang Membuat Seluruh Inggris Raya Tersenyum


Ini Tiga Pembalap yang Membuat Seluruh Inggris Raya Tersenyum

Inggris Raya, Rungan -- Danny Kent, Sam Lowes dan Cal Crutchlow adalah tiga pembalap tangguh Inggris yang berhasil menginjakkan kakinya diatas podium Termas, Argentina.



Setelah sukses memenangkan dua balapan di Austin, pembalap Inggris lagi-lagi memiliki hari yang baik di Argentina di semua kelas:



Dengan Danny Kent memenangkan balapan Moto3 bersama-sama dengan posisi finis ketiga untuk Sam Lowes di Moto2 dan Cal Crutchlow di MotoGP.



Itu adalah pertama kalinya pembalap Inggris berhasil naik podium di tiga kelas GP dalam satu seri sejak terakhir kali pada Grand Prix Inggris di Silverstone tahun 1978 ketika Clive Horton finish kedua di balapan 125cc, Tom Herron kedua di balapan 250cc, dan Steve Manship dan Barry Sheene posisi kedua dan ketiga dalam kelas 500cc.


  • Danny Kent adalah pembalap Inggris pertama yang memenangkan balapan back-to-back di kelas (Moto3/125cc) sejak tahun 1971 ketika Barry Sheene menang di GP 125cc Swedia di Anderstorp dan kemudian seminggu kemudian memenangkan GP Finlandia di Imatra.

  • Kent memenangkan balapan Moto3 di Argentina dengan keunggulan 10,334 detik. Ini merupakan gap terbesar kemenangan di kelas Moto3 sejak terakhir kali Nico Terol memenangkan balapan kelas 125cc di Grand Prix Catalunya pada tahun 2011 dengan keunggulan 10,356 detik.

  • Kent menjadi pembalap pertama yang memenangkan balapan terturun-turut di kelas Moto3 dengan rata-rata selisih lebih dari delapan detik sejak Dirk Raudies pada tahun 1993 silam. (DN/vH)

Ini Alasan Vinales Disamakan dengan Marquez


Ini Alasan Vinales Disamakan dengan Marquez

AS, Rungan -- Mantan juara dunia 500cc, Kevin Schwantz pernah mengatakan pada September 2011 lalu bahwa dari generasi ke generasi pembalap yang paling menonjol di MotoGP era baru ini mereka adalah Marco Simoncelli, Marc Marquez, dan Maverick Vinales.

Vinales yang masih 16 tahun di musim perdananya di kelas 125cc menang empat kali dan finis ketiga di klasemen dengan 248 poin.

Pada tahun 2012 ia kembali memenangkan banyak balapan dengan FTR-Honda di kelas Moto3 (250 cc empat tak bukan 125cc dua tak) dan finis ketiga di klasemen dengan 207 poin.

Puncaknya adalah pada tahun 2013 lalu ketiga ia memenangkan gelar Grand prix pertamanya d kelas Moto3 bersama KTM.

Kala itu vinales berhasil memenangkan tiga balapan, 15 podium, 2 posisi pole, 3 lap tercepat, dan dengan 323 total poin.

Setelah itu ia langsung dipromosikan ke kelas Moto2 bersama dengan tim Paginas Amarillas HP 40 yang menggunakan Kalex pada tahun 2014 dan ia lagi-lagi masuk dalam posisi tiga besar di klasemen akhir.

Vinales memiliki kemampuan seperti Marquez, keduanya memiliki bakat balap yang alami dengan dosis yang sama, naluri balap nya, keinginan untuk menang, dan kerja keras serta kepercayaan diri yang tinggi.

Kedua pembalap ini bekerja dengan sangat matang dan tumbuh secara menakjubkan, mereka mampu membuat olahraga ini menjadi lebih menarik.

Marquez dan Vinales sama-sama pekerja keras, fokus dan mau berkorban, dan keberhasilan mereka sudah membuktikan bahwa mereka benar. (DN/vH)

Sering Tertinggal, Lorenzo Mengaku Sulit Kejar Rossi Lagi


Sering Tertinggal, Lorenzo Mengaku Sulit Kejar Rossi Lagi

Spanyol, Rungan -- Jorge Lorenzo yang kini berada diposisi keempat klasemen sementara dengan 29 poin di belakang rekan setimnya, Valentino Rossi berharap bisa merubah nasibnya menjelang MotoGP Spanyol di sikuit Jerez akhir munggu ini.

Sulit untuk memahami situasi seperti ini, saya sangat kecewa, keluh Lorenzo.

Seperti masalah di seri Argentina, saya menggunakan ban yang sama dengan Rossi, tapi saya tak bisa secepatnya saat balapan.

Juga dengan Bradley Smith, Pol Espargaro dan Cal Crutchlow, mereka menggunakan ban yang sama dengan ban yang saya gunakan, tapi mereka semakin cepat di lap-lap akhir.

Terutama Rossi, ia telah menunjukkan karir yang luar biasa dan kemenangan itu memang layak untuknya. Itu mengesankan bagaimana ia mengelola ban, puji Lorenzo.

Tanggal 3 Mei mendatang, balapan kandang pertama Lorenzo tahun ini akan berlangsung di Jerez. Dia ingin kembali bersaingan di barisan depan untuk podium.

Kita harus menemukan kembali Kecepatan kami. Jika kita tidak cepat, kita tidak mungkin bisa mendapat podium. Hanya ketika kita cepat dan terus-menerus berada di podium, kita bisa memikirkan kemenangan. (DN/vH)

Redding Mulai Keluhkan Rumitnya Elektronik Motor Pabrikan


Redding Mulai Keluhkan Rumitnya Elektronik Motor Pabrikan

Inggris Raya, Rungan -- Di Jerez akhir minggu ini Scott Redding akan menjalani balapan keempatnya dengan pabrikan Honda RC213V.

Pembalap asal Inggris itu hanya sempat satu kali finis diposisi sepuluh besar dalam tiga balapan sebelumnya.

Masalah utama yang dihadapi Redding musim ini adalah elektronik motor MotoGP. Ia mengaku membutuhkan keterampilan dan harus bersabar.

Kita harus menemukan kecepatan motor secepatnya. Di Argentina, trek memiliki sedikit grip, jadi kami punya masalah itu. Di Texas grip memang sangat baik dan kami cepat namun kami gagal finis.

Saya masih belajar banyak tentang elektronik dan kontrol traksi, terus terang Motor pabrikan lebih sulit jika dibandingkan dengan motor Open Class.

Setiap balapan kami hanya mencoba menajadi lebih baik. Di Texas saya sangat kuat, tapi di Argentina saya benar-banar kesulitan, akui Redding.

Namun saya berpikir bahwa kita bisa lebih baik dalam balapan selanjutnya. Mudah-mudahan saya bisa bertarung di Jerez lagi untuk posisi 8 besar. (DN/vH)

Jadwal Lengkap MotoGP Jerez, Spanyol 2015


Jadwal Lengkap MotoGP Jerez, Spanyol 2015

Jerez, Rungan -- Tahun lalu Marc Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP di Jerez diikuti Valentino Rossi dan Dani Pedrosa diposisi dua dan tiga.



Di kelas Moto2 Mika Kallio, Dominique Aegerter dan Jonas Folger berhasil menginjakkan kakinya di podium, dan juga Romano Fenati dari tim VR46 memenangkan balapan Moto3 diikuti Efren Vazquez dan Alex Rins.



Dari tanggal 01 - 03 Mei Gran Premio bwin de España akan menjadi putaran keempat MotoGP musim ini.



Sirkuit Jerez dengan panjang 4,4 kilometer ini juga menjadi balapan Eropa pertama untuk tahun 2015.



Valentino Rossi yang datang dengan membawa kemenangan dari GP sebelumnya di Argentina juga datang sebagai pemimpin di klasemen sementara.



Rossi kini mengoleksi 66 poin enam poin disusul oleh bintang Ducati Andrea Dovizioso degan raihan 60 poin dan Andrea Iannone sebanyak 40 poin.



Seri kali ini juga kita akan mengetahui apakah Dani Pedrosa akan comeback atau tidak juga dengan Marquez yang baru-baru ini mengalami cidera, belum dapat dipastikan apakah Marquez tampil atau tidak. (DN/vH)



Berikut Jadwal Lengkap MotoGP Jerez, Spanyol 2015

Hari Jum'at, 01 Mei 2015 (Latihan Bebas)

Moto3 FP1 15:00 - 15:40

MotoGP FP1 15:55 - 16:40

Moto2 FP1 16:55 - 17:40

Moto3 FP2 19:10 - 19:50

MotoGP FP2 20:05 - 20:50

Moto2 FP2 21:05 - 21:50



Hari Sabtu, 02 Mei 2015 (Kualifikasi)

Moto3 FP3 15:00 - 15:40

MotoGP FP3 15:55 - 16:40

Moto2 FP3 16:55 - 17:40

Moto3 QP 18:35 - 19:15

MotoGP FP4 19:30 - 20:00

MotoGP Q1 20:10 - 20:25

MotoGP Q2 20:35 - 20:50

Moto2 QP 21:05 - 21:50



Hari Minggu, 03 Mei 2015 (Race)

Moto3 WUP 14:40 - 15:00

Moto2 WUP 15:10 - 15:30

MotoGP WUP 15:40 - 16:00

Moto3 RAC 17:00

Moto2 RAC 18:20

MotoGP RAC 20:00

Marquez Memang Nekat, Tapi Kondisinya Belum Fit 100%


Marquez Memang Nekat, Tapi Kondisinya Belum Fit

Barcelona, Rungan -- Setelah sukses menjalani operasi yang ditangani langsung oleh Dr. Mir, Marc Marquez sejauh ini dinyatakan belum fit 100%.

Namun dengan adanya transmisi mulus dari Honda, pembalap Honda pabrikan pada umumnya tidak harus menarik tuas kopling untuk memasukkan gigi, kopling diperlukan hanya saat start, tentu kabar ini tidak akan menjadi masalah bagi Marquez yang memang tangannya masih sakit.

Lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan Marquez untuk menyembuhkan jarinya?. Setelah operasi, selama 24 jam Marquez masih di bawah pengawasan dokter. Keesokan harinya Marquez masih harus menjalani rehabilitasi.

Dokter mengusahakan yang terbaik sehingga Marquez bisa kembali membalap di Jerez, Marquez juga masih dikatakan beruntung karena hanya tangan kirinya yang mengelami cidera, di kelas MotoGP tuas kopling memang tidak terlalu sering digunakan.

Dia tidak akan seratus persen fit, tapi Marquez adalah pembalap yang nekat. Saya pikir dia akan melakukannya dengan baik.

Marc Marquez berterima kasih kepada Dr. Mir, Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dr. Mir, tanda dia saya mungkin masih menderita, tutur Marquez seperti dilansir Speedweek.

Konfirmasi mengenai keikutsertaan Marquez di GP Jerez masih belum jelas meskipun besar kemungkinan Marquez tetap akan nekat untuk membalap. (DN/vH)

Seperti Apa 'Kejutan' dari Pedrosa-Marquez di GP Jerez Nanti?


Seperti Apa 'Kejutan' dari Pedrosa-Marquez di GP Jerez Nanti?

Spanyol, Rungan -- Direktur olahraga HRC, Livio Suppo mengonfirmasikan kepada GPone.com tentang keikutsertaan Dani Pedrosa di GP Jerez minggu ini.



Kami tidak ingin memaksa, tapi Pedosa tetap akan mencoba dan demi keamanan atau untuk jaga-jaga Aoyama tetap bersedia menjadi pembalap pengganti.



Hari Jumat nanti Pedrosa dapat memikirkan dan memutusakan apakah dia ikut atau tidak, jadi kita tak harus terburu-buru.



Tak hanya Pedrosa, kini Marc Marquez juga terancam absen di GP Jerez setelah ia mengalami kecelakaan saat latihan motocross.



Saya sudah berbicara dengan Marquez dan dia mengatakan bahwa saya tidak harus khawatir untuk Jerez. Tahun 2014 jauh lebih buruk ketika ia mematahkan fibula dan melewatkan dua dari tiga tes pramusim.



Namun demikian, ia memenangkan 13 balapan. Kami beruntung bahwa ia adalah pembalap yang selalu positif. Jadi dia memberi saya perasaan yang baik dan dapat memotivasi seluruh tim. (DN/vH)

Tahun Ini Rossi 'Bantah' Omongannya Sendiri


Tahun Ini Rossi  'Bantah' Omongannya Sendiri

Italy, Rungan -- Valentino Rossi masih menjadi pembalap paling sukses dan populer saat ini.

Bintang Italia yang kini berusia 36 tahun itu kini semakin menggila saja dengan mendominasi di papan klasemen sementara.

Tahun lalu Rossi pernah mengatakan bahwa; gelar juara dunia tahun 2015 adalah sesuatu yang tak mungkin.

Namun kenyataannya sekarang sangat berbeda, Rossi seakan membantah omongannya sendiri bahkan Rossi bisa dengan mudah menggapai gelar ke-10-nya musim ini jika ia konsisten seperti saat ini sampai musim berakhir.

Tiga balapan pembuka ini (Qatar, Austin, dan Termas) adalah bukti nyata keseriusan Rossi untuk menjemput gelarnya, hasil ini juga menggambarkan betapa garangnya M1 Rossi tahun ini yang memang sudah dilengkapi dengan SSG Full Version.

Diatas kertas memang motor YZR-M1 kalah dari Honda bahkan Ducati, namun kemampuan dan pengalaman Rossi mampu menutup kelemahan itu.

Akhir minggu ini MotoGP seri keempat akan berlangsung di Sirkut Jerez, sirkuit dimana menjadi balapan kandang untuk tiga 'banteng Spanyol' (Lorenzo, Marquez, Pedrosa).

Harapan Rossi untuk seri pertama di dataran Eropa musim ini tentu saja ingin menang, bagaimanapun Rossi kini menuju Jerez dengan keuntungan sebagai pemuncak klasemen dan berbekal kemenangan di seri sebelumnya.

Langkah Rossi tentu tak mudah, kita tak boleh melupakan Lorenzo begitu saja, juga dua rider Ducati (Dovi dan Iannone) yang saat ini mereka haus akan kemenangan. (DN/vH)

Bisa Tampil Memukau, Ternyata Smith Masih dalam Keadaan Sakit


Bisa Tampil Memukau, Ternyata Smith Masih dalam Keadaan Sakit

Inggris Raya, Rungan -- Bradley Smith akhir-akhir ini mungkin menyembunyikan sesuatu, saat pembalap Inggris itu berjalan di paddock menunjukkan bahwa ia tidak sepenuhnya fit.

Pembalap Monster Yamaha Tech 3 itu sejauh ini memulai musim dengan sangat baik, namun ia masih terlihat lemas setelah cedera pergelangan kaki kanannya saat latihan motorcross selama musim dingin lalu.

Ini masih sedikit mengganggu dan saya sedikit frustrasi, jawab Smith saat ditanyai Crash.net.

Kita tidak bisa menemukan solusi untuk mempercepat penyembuhan ini, tapi ketika saya pergi untuk mendiagnosa cidera saya, mungkin memerlukan waktu sekitar 4-6 bulan penyembuhan.

Apa sebenarnya cidera Smith?
Ada beberapa kerusakan ligamen. Seluruh bagian dalam pergelangan kaki saya sering menimbulkan rasa nyeri yang sangat sakit.

Segala sesuatu yang lain telah sembuh seperti biasa, tapi ada beberapa kerusakan tendon juga, itu yang menyebabkan masalah dan memakan waktu lebih lama untuk penyembuhan.

Apakah cidera pergelangan kaki ini mengganggu Smith saat balapan?
Tidak. Tidak ada masalah sama sekali.

Smith saat ini duduk diposisi ketujuh di klasemen sementara dan hanya berjarak enam poin di belakang pembalap satelit Honda, Cal Crutchlow yang juga rekan senegaranya.

Bradley Smith: Perbandingan posisi klasemen di MotoGP setelah 3 seri dalam tiga tahun terakhir:


  1. 2015: 28 poin (7 dalam Klasemen)

  2. 2014: 20 poin (9)

  3. 2013: 10 poin (12) (DN/vH)

Demi Lanjut Duel dengan Rossi, Marquez Pastikan Turun di GP Jerez


Demi Lanjut Duel dengan Rossi, Marquez Pastikan Turun di GP Jerez

Spanyol, Rungan -- Valentino Rossi dan Marc Marquez tampaknya akan melanjutkan duel mereka di Circuito de Jerez di Spanyol akhir pekan ini.

Ada beberapa hal dramatis dalam pertempuran Valentino Rossi dan Marc Marquez pekan ini, beberapa hari lalu muncul kabar bahwa Marquez membutuhkan operasi setelah patah jari kelingking di tangan kirinya. Marquez mengalami cedera saat latihan motocross pada hari Sabtu 25 April lalu, dan harus dioperasi oleh Dr. Mir di Barcelona.

Sementara pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi saat ini memegang unggul enam poin atas pembalap Ducati Andrea Dovizioso di klasemen sementara, dan tiga puluh poin atas posisi lima Marquez.

Rossi dan Marquez yang sempat bentrokan di balapan sebelumnya di Argentina telah merangsang adrenalin penggemar mengantisipasi pertempuran besar lain yang akan hadir di balapan kandang 'Sang 93'.

Marquez pasti akan memiliki rencana lain dan meskipun tertinggal cukup jauh dari Rossi di klasemen, Marquez mengatakan bahwa ia tidak panik meskipun ditambah dengan cedera tangannya.

Pihak Repsol Honda memang belum membuat keputusan resmi tentang siapa yang akan menjadi rekan setim Marquez di Jerez nanti, karena mereka menunggu berita tentang seberapa baik pemulihan Dani Pedrosa dari operasi arm-pum nya.

Pedrosa akan ambil bagian dalam lomba supermoto dalam waktu dekat ini untuk melihat apakah rehabilitasi berjalan lancar untuk memastikan apakah ia akan kembali beraksi di Jerez. (DN/vH)



Lihat: Seperti Apa 'Kejutan' dari Pedrosa-Marquez di GP Jerez Nanti?

Lihat Ducati Kian Kompetitif, Rossi Akui Masih Enjoy di Yamaha


Lihat Ducati Kian Kompetitif, Rossi Akui Masih Enjoy di Yamaha

Italy, Rungan -- Tahun ini Ducati Corse tampil begitu kuat di MotoGP bersama kedua pembalap mereka, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.



Apakah Valentino Rossi yang pernah membela Ducati akan memiliki kesuksesan yang sama dengan Ducati sekarang? Pertanyaan yang bagus, Ducati sangat kuat dengan GP15 apalagi dengan kedua pembalap mereka (Dovi dan Iannone), akui Rossi.



Terutama Dovi, ia sangat kuat. Saya cukup yakin bahwa motor ini sekarang lebih baik dari apa yang pernah saya pakai selama dua tahun bersama Ducati, tambah Rossi sambil menyeringai.



Dovi juga menambahkan; Tahun ini kami jauh lebih mudah untuk menyerang. Misalnya pada tahun 2014 saya finis ke-3 di Austin dan kali ini finis kedua.



Sementara Rossi yang kini berusia 36 tahun masih memiliki kontrak dengan Yamaha Factory Racing setidaknya sampai akhir 2016 dan sudah berpikir tentang musim 2017.



Saya memiliki kontrak dengan Yamaha sampai tahun 2016, tapi saya berharap itu bukan kontrak Yamaha terakhir saya, harap Rossi.



Sebelumnya Rossi juga telah mengumumkan bahwa ia akan pensiun di akhir 2014 jika tidak bisa tampil kuat di tahun 2013 lalu.



Tapi Rossi masih mampu tampil cepat dan mendapat serangkaian podium pada tahun 2014 lalu dan hasil ini memberikannya kontrak baru berdurasi 2 tahun dari Yamaha (2015-2016). (DN/vH)

Pantau Motor Anda dengan GPS Motor Super Spring


Pantau Motor Anda dengan GPS Motor Super Spring

Di jaman yang sudah serba modern seperti sekarang ini, semakin banyak juga orang yang ingin mengambil jalan pintas untuk memperkaya diri salah satunya dengan mengambil kendaraan orang lain. Motor adalah kendaraan yang cukup sering dicuri karena mudah diambil bahkan tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Namun saat ini sudah tersedia gps tracker dari super spring yang jelas akan memberi perlindungan tambahan untuk kendaraan roda dua kesayangan Anda. Awalnya, brand super spring yang memang memfokuskan diri hanya pada produk GPS mobil dan GPS tracker untuk mobil saat ini telah meluncurkan GPS motor super spring yang juga berguna untuk kita semua. Dengan adanya alat ini maka rasa khawatir kita akan kehilangan kendaraan bermotor sudah bisa sedikit teratasi.



GPS motor super spring akan sangat membantu pemilik nya untuk mengawasi dan memonitor kemana saja motor nya pergi selama tidak bersama sang pemilik. GPS tracker untuk motor ini sangat cocok digunakan dan di pilih oleh mereka yang memiliki usaha rental kendaraan roda dua yang mana para penyewa bisa berasal dari mana saja. Saat ini, seperangkat alat gps tracker motor dari super spring ini ditawarkan kepada Anda dengan harga yang cukup menarik. Dengan dilengkapi teknologi yang canggih, GPS motor super spring ini yang akan di pasang di motor Anda sudah dilengkapi dengan kemampuannya yang anti air sehingga disaat terkena air hujan atau air saat kendaraan Anda di cuci tidak akan membuat nya menjadi rusak.



Nama untuk GPS motor ini adalah GPS tracker vt 90 M. Jangan khawatir, kantor pusat dari super spring melayani layanan klaim garansi dan service untuk GPS yang mungkin mengalami kerusakan karena massa pakai namun yang membuat GPS untuk motor ini berbeda dengan yang biasa dipasang di mobil adalah tanpa disertai dengan alat untuk penyadap suara dan juga tombol untuk menghidupkan dan mematikan GPS nya. Kita patut berbangga diri karena produk GPS tracker untuk motor ini baru pertama kali dimiliki dan dibuat oleh anak bangsa Indonesia. Untuk lama garansi yang akan Anda dapatkan setiap kali membeli produk ini adalah 1 tahun penuh. Keunggulan dari gps tracker untuk motor ini adalah waktu yang ditampilkan untuk posisi keberadaan kendaraan Anda adalah real time sehingga akan memudahkan Anda jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan motor yang Anda monitoring. Termasuk jika ternyata terjadi kejadian pencurian motor dan dengan adanya gps ini maka pelacakan posisi dan lokasi motor Anda berada bisa dilakukan dengan cukup mudah. Kemudahan yang juga akan Anda dapatkan adalah cara mematikan mesin kendaraan Anda jika memang berada di tempat yang tidak seharusnya atau dicuri hanya dengan mengirimkan layanan pesan singkat melalui ponsel pribadi Anda.



Setiap Anda membeli paket GPS motor super spring ini Anda akan mendapatkan 1 set alat GPS yang dilengkapi dengan kartu dari Telkomsel yang di dalam nya sudah terisi pulsa sebesar 250 ribu rupiah untuk penggunaan dengan masa pakai selama 6 bulan plus Anda juga akan mendapatkan fasilitas pemasangan GPS tersebut langsung ke motor Anda. Nah, apalagi yang harus Anda ragukan dengan kemampuan yang sangat maksimal seperti ini? Lindungi motor Anda sekarang juga dengan gps tracker khusus untuk motor dari brand super spring Website: http://www.gpssuperspring.com

Pol-Smith Akui Punya Kenangan Indah di Jerez


Pol-Smith Akui Punya Kenangan Indah di Jerez

Spanyol, Rungan -- Memasuki seri perdana untuk dataran Eropa musim ini, pasukan Monster Yamaha Tech 3 Bradley Smith dan Pol Espargaro sangat yakin akan meraih hasil yang baik di GP Jerez.

Terutama Smith yang semakin kuat musim ini. Saya senang dan ingin tahu tentang balapan di Jerez, kata pembalap kelahiran Inggris 24 tahun silam itu.

Tujuan saya adalah untuk mempertahankan momentum positif ini dalam seri pertama Eropa dengan hasil yang baik.

Saya tahu Yamaha YZR-M1 selalu lebih baik di Jerez dan kami selalu berusaha tanpa henti untuk menjadi pembalap satelit terbaik.

Jerez memiliki tempat khusus di hati saya, karena saya telah memenangkan balapan Grand Prix untuk pertama kalinya di Jerez pada tahun 2009 lalu di kelas 125cc.

Saya selalu membalap dengan baik di Jerez dan tahun ini saya menginginkan hasil lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Rekan setimnya di Tech3 Pol Espargaro yang saat ini tertinggal 13 poin di belakang Smith juga sangat yakin akan mendapat hasil yang baik di balapan Jerez minggu ini.

Ini adalah satu dari empat balapan kandang saya, ujar Pol saat diwawancarai Speedweek. Jerez selalu menjadi balapan yang besar.

Para penggemar membantu saya dan menginspirasi saya. dukungan dari para fans di Jerez luar biasa, tapi saya ingin mengimbangi mereka dengan hasil yang baik dan menyajikan tontonan yang menarik. (DN/vH)

Rossi Nantikan Podium ke-200 nya di GP Jerez


Rossi Nantikan Podium ke-200 nya di GP Jerez

Italy, Rungan -- Kemenangan Rossi di GP Argentina menjadi podium ke-199 dalam karir Grand Prix-nya, akankah ia bisa melengkapi podium ke- 200 di Jerez?

Jika Rossi berhasil, maka ia akan menjadi pembalap pertama dalam sejarah 67 tahun grand prix balap untuk mencapai total 200 kali naik podium.

Berikut adalah beberapa rincian prestasi podium Rossi berdasarkan kategori:


Total Podium Rossi


Rossi telah berdiri di atas podium dengan sembilan motor berbeda selama karir grand prixnya, seperti ditunjukkan data berikut ini:


Total Podium Rossi

Kemenangan Rossi di Argentina adalah podium pertamanya di sirkuit Termas de Rio Hondo dan berarti bahwa ia kini telah finis di podium di delapan belas sirkuit dalam kalender MotoGP saat ini.

Secara total Rossi finis di podium di 33 sirkuit yang berbeda selama karir Grand Prixnya. (DN/vH)

Fokus Sembuhkan Lengan, Pedrosa Abaikan GP Jerez


Fokus Sembuhkan Lengan, Pedrosa Abaikan GP Jerez

Spanyol, Rungan -- Baru-baru Direktur Olahraga HRC Livio Suppo menyatakan tentang keputusan Dari Dani Pedrosa apakah akan ikut membalap atau tidak di GP Jerez.



Sesuai keputusan yang diambil Pedrosa, bahwa ia akan segera comeback di GP Le Mans mendatang dengan artian ia akan melewatkan balapan sekali lagi.



Dalam blog pribadinya di Portal Repsol Pedrosa menuliskan; Saya ingin berbagi kabar saya saat ini untuk anda, saya tidak akan membalap di Jerez.



Senin kemarin saya telah mencoba menggunakan motor Supermotard untuk memeriksa lengan saya. Meskipun merasa sehat tapi lengan saya tidak bisa mengendalikan stang 100%.



Saya lebih baik menunda balapan karena pasti hasilnya tidak akan maksimal jika kondisi saya belum 100% pulih.



Ini tentu menjadi keputusan yang sulit, tetapi lebih baik menunggu untuk melanjutkan rehabilitasi dan kembali di GP Le Mans nanti. Saya berterima kasih kepada tim saya dan semua fans yang mendukung saya, kata pembalap asal Spanyol itu.



Di Austin dan Argentina Pedrosa telah digantikan oleh Test Rider HRC, Hiroshi Aoyama. Sekarang pembalap Jepang tersebut juga akan membalap di GP Jerez sebagai pengganti sementara Pedrosa di Repsol Honda. (DN/vH)

Hafal Seluk Beluk Jerez, Baz Kian Pede Tatap GP Spanyol


Hafal Seluk Beluk Jerez, Baz Kian Pede Tatap GP Spanyol

Prancis, Rungan -- Rookie MotoGP Loris Bazyang membalap untuk tim Athina Forward Yamaha di Open Class berhasil mencetak poin pertamanya di GP Argentina lalu.



Tidak seperti sirkuit Termas de Rio Hondo, pembalap Prancis itu sangat tahu seluk beluk sirkuit Jerez.



Di Argentina kami benar-benar telah bekerja dengan sangat baik dan mencapai kemajuan yang signifikan, kata Baz yang memuji kinerja tim Athina-Forward.



Tapi dalam balapan saya berjuang di beberapa lap pertama dengan tangki yang penuh bahan bakar. Secara bertahap dan akhirnya saya menemukan kecepatan yang sangat konsisten dan menjadi kuat ketika saya bertemu lawan saya di lap-lap akhir.



Sekarang konvoi MotoGP akhirnya kembali kembali ke dataran Eropa, tepatnya di Spanyol. Gran Premio bwin de España 2015 akan diselenggarakan disirkuit jerez yang membentang sepanjang 4,4 kilometer.



Jerez adalah salah satu sirkuit yang sangat saya hafal semua seluk beluknya, saya sering membalap disana dan saya sekarang memiliki modal yang kuat untuk memulai balapan keempat saya di MotoGP, harap Baz. (DN/vH)

Jelang GP Jerez, Redding Dapat Hadiah dari Bos HRC


Jelang GP Jerez, Redding Dapat Hadiah dari Bos HRC

Inggris Raya, Rungan -- Memasuki seri keempat musim ini yang akan berlangsung di sirkuit Jerez pembalap tim Marc VDS Honda, Scott Redding mengaku mendapat hadiah dari HRC berupa update sasis yang memang sudah ditunggu-tunggu.



Pencapaian Redding sejauh ini bersama motor pabrikan Honda RC213V adalah finis ke-13 di GP Qatar dan posisi ke-9 di GP Argentina, kemudian di Grand Prix Amerika Redding yang berlagak terlalu sombong di lap pertama harus mendapat sial dan menyapu Pol Espargaro ke gravel.



Di Jerez nanti kami akan menerima update dari beberapa bagian sasis yang akan membantu kita untuk mengambil langkah berikutnya. Kami datang dengan lebih banyak pengalaman dan arah yang jelas untuk set-up dalam balapan pertama di Eropa.



Prioritas saya tentu ingin meningkatkan perasaan saya dengan motor, jadi saya sangat percaya diri menyambut GP Jerez.



Terutama kesenjangan dengan pembalap di depan, semoga dengan adanya part baru nanti saya bisa menyusul ketertinggalan poin di klasemen dari pembalap lain.



Bos tim MarcVDS Michael Bartholemy juga menambahkan; Tiga balapan pertama memang berjalan tidak sesuai rencana, puncaknya adalah saat GP Austin kala Redding harus jatuh dan juga menyapu Pol Espargaro.



Sekarang kita kembali ke Eropa ditambah dengan kami akan mendapat update sasis. Hal ini akan membuat kita yakin bahwa Redding dapat membuat kemajuan lebih besar lagi.



Jerez akan menjadi awal rangkaian balapan yang sibuk, jadi kami harus mempersiapkan semuanya sebaik mungkin, tutup Bartholemy. (DN/vH)

Pol Janji, Ia Akan Beri Tontonan Menarik di GP Jerez Nanti


Pol Janji, Ia Akan Beri Tontonan Menarik di GP Jerez Nanti

Spanyol, Rungan -- Pol Espargaro yang sedikit kecewa dengan awal musim ini bertekad memberikan tontonan menarik untuk penonton di Jerez dan seluruh fans MotoGP dimanapun berada.



Puncak kesialan Pol adalah di GP Austin, dimana ia terseret dengan bengis oleh pembalap satelit Honda, Scott Redding.



Setelah tiga balapan pertama, kita sekarang menuju ke Eropa dan ini adalah balapan kandang pertama saya musim ini.



Para fans benar-benar membantu dan memotivasi saya dan di Jerez, dukungan mereka sangat luar biasa. Jadi saya ingin membayar mereka dengan nontonan menarik, kata Espargaro seperti dikutip Crash.net.



Tiga balapan pertama saya tidak terlalu memuaskan, juga saya harus kalah dari rekan setim saya, Bradley Smith.



Lintasan jerez cepat dan mengalir, ini menjadi lintasan favorit Yamaha yang memang karakter mesin dari Yamaha sangat suka dengan tikungan cepat.



Ditambah Jerez adalah balapan kandang pertama saya musim ini selain GP Catalunya, GP Aragon dan seri final nanti, GP Valencia. (DN/vH)

Dovi: Di Jerez Ducati Bakal Sedikit Kesulitan, Tapi!


Di Jerez Ducati Bakal Sedikit Kesulitan, Tapi!

Italy, Rungan -- Setelah tiga kali berturut-turun finis di podium dua, kini Andrea Dovizioso hanya terpaut enam poin dari pimpinan klasemen sementara Valentino Rossi.



Ini mimpi yang menjadi kenyataan, kata Andrea Dovizioso setelah Finis kedua di GP Argentina dua pekan lalu.



Tahun ini kami benar-benar mengawali musim dengan fantastis dan GP15 mulai memanjakan kami.



Jerez adalah salah satu trek paling sulit bagi saya dan Ducati, ujar Dovizioso. Alasan utama adalah keausan ban yang tinggi, tetapi hasil dari tiga balapan pertama membuat saya optimis.



Motor GP15 tampaknya bekerja dengan baik pada semua sirkuit sejauh ini. Ini menegaskan bahwa kita bekerja dengan baik. Saya yakin bahwa kita dapat mencapai hasil yang baik di Jerez pekan ini.



Sementara rekan setim Dovi di Ducati, Andrea Iannone mengaku memiliki kenangan indah di Jerez.



Di Jerez saya pernah memenangkan balapan Moto2 pada tahun 2011 lalu. Saya suka trek ini dan salah satu favorit saya.



Namun, banyak pembalap cepat disini, jadi kami harus bekerja keras untuk mewujudkan potensi penuh dari mesin dan tim.



Ini tidak akan menjadi akhir pekan yang mudah, tapi kami bisa melakukannya dengan baik. Untuk itu saya akan selalu melakukan yang terbaik, tegas Iannone. (DN/vH)

Saturday, 25 April 2015

Lin Jarvis: Sekarang Saya Menjadi Ragu dengan Kata-kata Marquez


Sekarang Saya Menjadi Ragu dengan Kata-kata Marquez

Italy, Rungan -- Managing Director Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis sangat kagum dengan pencapaian Valentino Rossi sejauh ini.

Memasuki seri Eropa yang akan dimulai minggu depan, Yamaha sangat percaya akan pembalapnya masih bisa tampil kuat seperti tiga balapan pembuka.

Jika kita melihat kembali musim lalu ketika Mac Marquez memenangkan sepuluh balapan pertama dan mendominasi segalanya, maka tahun ini itu hanya akan menjadi mimpi baginya.

Tiga balapan pertama berjalan biasa saja. Kami tahu bahwa kami akan lebih kompetitif tahun ini dibandingkan tahun 2014. Jadi saya menduga bahwa Marc tidak akan mendominasi seperti musim lalu.

Terlebih Rossi sekarang sudah memenangkan dua balapan dan unggul 30 poin dari Marquez, Rossi sangat baik tahun ini dan ia sangat sensasional.

Sementara Marquez telah membuat kesalahan serius dalam balapan Argentina, mungkin kesalahannya akan berdampak pada gelar juara dunianya, tegas Jarvis.

Saya masih ingat dengan kata-kata Marquez dalam konferensi pers ketika dia mengatakan: 'Jika saya tidak bisa menang setiap balapan, saya hanya ingin finis di posisi podium dengan konsisten'.

Lihatlah Dovizioso. Dia belum memenangkan balapan tahun ini, tapi dia selalu finis kedua dan hanya enam poin di belakang Rossi.

Dengan keadaan seperti ini Marquez memakin sulit untuk konsisten jika ia mengulangi kesalahan yang sama. Sekarang persaingan menjadi semakin terbuka, tidak lagi didominasi oleh satu pembalap saja. (DN/vH)

Untuk Susul Poin Rossi, Marquez Perlu Berapa Kemenangan?


Untuk Susul Poin Rossi, Marquez Perlu Berapa Kemenangan

Spanyol, Rungan -- Pembalap Repsol Honda Marc Marquez yang juga juara bertahan saat ini tertinggal hingga 30 poin di klasemen sementara dari Valentino Rossi.

Apa yang dibutuhkan Marquez untuk segera menyusul Rossi yang tahun ini terlihat semakin konsisten.

Saya tidak pernah tahu, sulit untuk mengatakan hal ini. Saya selalu mengatakan hal yang sama bahwa dalam balapan kadang-kadang dapat terjadi banyak hal di lap-lap akhir, termasuk kontak seperti yang terjadi antara saya dan Rossi.

Karena setiap pembalap menginginkan posisi finis yang baik, tutur Marquez kepada Speedweek.

Kadang-kadang saya bisa beruntung dan kadang-kadang juga saya memiliki nasib buruk seperti halnya dalam kasus ini.

Saat ini saya tertinggal 30 poin di belakang Rossi. Bahkan jika saya menang lima kali dan Rossi selalu finis Kedua, itu masih belum cukup untuk mengalahkan Rossi karena nilai poin di klasemen masih sama.

Walaupun saya sekarang tertinggal 30 poin. Tapi saya tidak akan mengubah sikap saya dan gaya membalap saya.

Memang saya banyak membuat kesalahan awal musim ini, tapi yang pasti kesalahan-kesalahan seperti ini tidak akan saya ulang lagi.

Perlu anda ketahui, motor kami tidak kalah cepat, bahkan motor kami yang paling cepat, hanya saja kami mendapat beberapa masalah lain di awal musim ini, tegas Marquez. (DN/vH)

Friday, 24 April 2015

Zeelenberg: Tahun Ini Lorenzo Benar-benar Bikin Saya 'Jengkel'


Tahun Ini Lorenzo Benar-benar Bikin Saya 'Jengkel'

Termas, Rungan -- Manajer Tim Movistar, Wilco Zeelenberg cukup dibuat kecewa dan mereas jengkel dengan hasil Jorge Lorenzo sejauh ini.

Sepanjang musim 2015 ini berjalan, Lorenzo belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya diatas podium.



Ia finis dua kali diposisi keempat dan sekali di posisi kelima, dan sekarang tertinggal 29 poin di belakang rekan setimnya, Valentino Rossi.

Lorenzo sejak debutnya di MotoGP pada tahun 2008 yaitu empat balapan berturut-turut telah mencapai podium, yang tidak pernah terjadi padanya di kelas utama dalam tujuh tahun sebagai pembalap pabrikan Yamaha.

Las Termas memang bukan balapan mengecewakan bagi Yamaha karena Rossi berhasil memenangkan balapan dan menunjukkan prestasi yang luar biasa, kata Wilco Zeelenberg kepada Speedweek.

Tapi untuk Lorenzo balapan di Las Termas sangat mengecewakan saya. Kami telah bekerja keras selama latihan, memastikan bahwa Lorenzo siap dalam balapan dan dapat memberikan perlawanan.

Tapi balapan ini seakan tidak bersahabat lagi dengannya, itu sangat aneh dan menjengkelkan. Meskipun Lorenzo berhasil finis kelima, ini bukan posisi yang kami inginkan.

Lorenzo menggunakan ban belakang ekstra keras yang sama dengan Rossi, tapi Lorenzo memilih ban depan medum saat Rossi memilih ban depan hard. (DN/vH)

Setelah Dikalahkan Rossi, Marquez Juga Ditantang Balapan oleh Fansnya


Setelah Dikalahkan Rossi, Marquez Juga Ditantang Balapan oleh Fansnya

Spanyol, Rungan -- Juara Dunia MotoGP dua kali, Marc Marquez ditantang penggemarnya untuk adu kebut dalam acara yang diselenggarakan oleh salah satu sponsornya.

Marc Marquez berusaha untuk melupakan tekanan musim ini dan mencoba menghabiskan waktu luangnya dengan naik motor mini bersama beberapa pemenang kompetisi dalam acara yang diselenggarakan oleh salah satu sponsornya.

Marquez menggunakan motor dengan mesin berkapasitas lebih kecil dari biasanya di jalur karting di Cardedeu, pembalap Spanyol itu harus meladeni hasrat balap beberapa fansnya.

Mereka dapat melihat saya setiap akhir pekan balap musim ini, tapi kali ini mereka mendapat kesempatan untuk balapan bersama saya, tutur Marquez kepada MotoGP.com.

Bahkan mereka mendapat beberapa tips dan trik dari saya bagaimana membawa motor yang baik dan benar untuk seorang pembalap atau hanya sekedar menggeber motor dengan benar, tambah Marquez. (DN/vH)

Masuk Seri Eropa, Bos Pramac Yakin Hernandez Tak 'Diikuti' Sial Lagi


Masuk Seri Eropa, Bos Pramac Yakin Hernandez Tak 'Diikuti' Sial Lagi

Kolombia, Rungan -- Pembalap asal Kolombia Yonni Hernandez menikmati awal yang positif untuk musim ini setelah menempati posisi kelima dalam kualifikasi di Qatar dan finis kesepuluh.

Namun didua balapan berikutnya (Austin dan Argentina) ia gagal menyelesaikan balapan dan tertinggal cukup jauh di klasemen sementara.

Meskipun demikian, Guidotti masih mereas puas dengan pembalapnya yang musim ini memasuki tahun kedua di tim Pramac, ia juga yakin akan menikmati hasil yang lebih baik dalam balapan selanjutnya di Jerez, awal Mei mendatang.

Insiden ini adalah pukulan keras untuk Hendandez, tapi kami percaya padanya dan saya cukup yakin dia akan berhasil mendapatkan hasil yang baik dalam balapan selajutnya, tutur Guidotti kepada Crash.net.

Balapan di Austin mungkin adalah yang paling sulit baginya. Dia membuat kesalahan selama sesi kualifikasi dan menghambatnya masuk ke Q2 plus saat balapan ia juga mengalami nasib sial.

Menyusul terbakarnya motor Hernandes di lap keenam seri Argentina dan lagi-lagi ia terpaksa gagal melanjutkan balapan.

Terlepas dari masalah diatas, kini Hernandez fokus untuk mempersiapkan diri menyambut seru pertama Eropa di sirkuit Jerez. (DN/vH)

Didukung HRC 200%, Crutchlow Diminta Cetak Lebih Banyak Podium Lagi


Didukung HRC 200%, Crutchlow Diminta Cetak Lebih Banyak Podium Lagi

Italy, Rungan -- Pemilik tim CWM LCR Honda, Lucio Cecchinello berharap Cal Crutchlow akan sering naik podium lagi layaknya ketika ia masih membalap bersama Tech 3 pada tahun 2012 dan tahun 2013 lalu.



Tahun 2015 ini Crutchlow berhasil naik podium di GP Argentina setelah menyalip pembalap Ducati Andrea Iannone di tikungan terakhir, sekaligus menjadi podium pertama Crutchlow untuk Honda.



Lihat: Amazing Cal!, Tiga Pabrikan Pernah Ia Bawa Sampai Podium.



Ini menjadi podium keempat untuk LCR (sejak 2006 di kelas utama) secara keseluruhan dan yang pertama sejak Stefan Bradl finis kedua di belakang Marc Marquez di Laguna Seca 2013 lalu.



Crutchlow benar-benar fantastis, tutur Cecchinello dalam sebuah wawancara dengan Speedweek.



Kami sangat senang dengan hasil Argentina dan sangat senang bisa bekerja sama dengan Crutchlow, ia adalah pembalap yang benar-benar layak untuk dapat terus menjadi ancaman podium.



Sebelumnya Crutchlow juga pernah bilang bahwa ia kesulitan mengendalikan RC213V, Tapi dia memahami kekuatan motor ini dan akhirnya ia bisa membawa motor ini ke level limitnya.



Posisi podium selalu sulit untuk kami sebagai tim satelit, kami pernah bekerja dengan Stoner, Randy de Puniet dan Stefan Bradl, sekarang dengan Crutchlow.



Kami berharap bahwa podium ini adalah podium pembuka dan akan ada podium-podium selanjutnya.



Tapi kami juga harus tetap realistis, karena kita tahu bahwa sangat sulit untuk mengalahkan pembalap pabrikan. Tapi kami memiliki paket besar dan Honda mendukung kami 200 persen. (DN/vH)

'Darah' Superbike Masih Mengalir dalam Diri Rookie Ini


'Darah' Superbike Masih Mengalir dalam Diri Rookie Ini

Prancis, Rungan -- Pembalap Athina Forward Yamaha, Loris Baz berhasil mendapat poin pertamanya di GP Argentina.

Tak hanya poin, setelah menjalani tiga balapan MotoGP akhinya pembalap asal Prancis itu juga tahu tentang perbedaan besar antara Superbike dan MotoGP.

Sebelumnya Baz finis di klasemen akhir Superbike 2014 di peringkat kelima, kala itu ia masih bersama pabrikan Kawasaki sebagai rekan setim Tom Sykes.

Berat Motor Superbikes dan MotoGP hampir sama dan juga daya yang sama. Perbedaan terbesar adalah ban.

Bertahun-tahun saya menggunakan ban berbeda di Superbike, tapi di MotoGP dengan ban Bridgestone sangat sulit. Hal ini akan mengubah segalanya, kata rookie itu kepada MotoGP.com.

Cengkeraman ban depan luar biasa, bahkan lebih baik walaupun saya telat masuk tikungan. Itu hampir tidak wajar, seringai Baz.

Cara untuk membawa motor di tikungan juga sangat berbeda. Di Superbike saya bisa menggunakan teknik stop n go di pertengahan tikungan sambil menarik tuas rem, bahkan bisa membuka gas dan menutupnya di pertengahan tikungan.

Tapi dengan motor MotoGP rasanya sungguh lain, saya masih kesulitan di tikungan karena memang belum terbiasa, saya harus melepaskan rem, membiarkan motor melaju secepat mungkin sambil melintir gas dan dengan perhitungan grip ban.

Satu-satunya cara untuk bisa melakukan ini dengan baik adalah mengubah total gaya membalap saya. (DN/vH)

Tertinggal 30 Poin, Marquez Mulai Khawatirkan Gelarnya


Tertinggal 30 Poin, Marquez Mulai Khawatirkan Gelarnya

Barcelona, Rungan -- Setelah tiga balapan pertama musim ini, Bintang Repsol Honda Marc Marquez mulai merasa berada di bawah tekanan.



Dia perlu untuk mengejar ketinggalan 30 poin dari veteran Valentino Rossi.



Tahun 2014 lalu ia mendominasi sepuluh balapan pertama dan dengan mudahnya ia menjeput gelar keduanya.



Tahun ini sekali lagi ia ingin mempertahankan gelarnya, tapi tiga balapan pertama musim ini tidak berjalan sesuai rencana.



Meskipun Marquez menang di Austin, ia berada di klasemen dengan 30 poin di belakang pimpinan klasemen sementara Valentino Rossi, dia sekarang harus bersaing dengan para empu tua dan bintang Ducati Andrea Dovizioso juga denan Andrea Iannone dan Jorge Lorenzo.



Saya sudah mengerti bahwa musim ini akan berbeda dari sebelumnya. Saya tidak bisa selalu menang dan tidak selalu berada di atas, tapi yang penting adalah hasil akhir.



Untuk kembali berada diatas, satu hal yang penting, yaitu keteguhan. Oleh karena itu, kami akan mencoba untuk menjadi lebih baik di setiap akhir pekan.



Jika tidak memungkinkan, maka saya juga harus siap kalau hanya finis ketiga atau keempat, ungkap Marquez. (DN/vH)

Pembalap Utama Movistar Yamaha, Sekarang Siapa Orangnya?


Pembalap Utama Movistar Yamaha, Sekarang Siapa Orangnya?

Italy, Rungan -- Bagi saya tidak terlalu penting siapa pembalap nomor satu di Yamaha,
karena sejauh ini saya dan Lorenzo masih diperlakukan dengan sama.

Tahun
lalu saya bisa lebih baik dari Jorge Lorenzo, mungkin tahun ini dia ingin
balas dendam. Tapi tujuan kita sama, yaitu mengalahkan Marquez.



Terlepas dari Malasalah diatas, Valentino Rossi juga teringat akan perkataannya dulu.



Sebelum balapan pembuka musim ini di Qatar lalu, Valentino Rossi pernah bilang kalau Mac Marquez adalah favorit untuk juara dunia tahun ini.

Tiga sejauh ini dalam tiga balapan pembuka, malah Rossi yang memimpin di klasemen dan meninggalkan Marquez cukup jauh.

Jika saya akan bertaruh uang, maka saya akan memilih Marquez, karena dia favorit. Namun setelah tiga balapan musim ini perkataan Rossi belum ada benarnya, apa Rossi kemudian mengubah pernytaannya?.

Saya pikir Marquez dan Lorenzo akan sangat sulit dikalahkan jika mereka sudah dalam bentuk terbaiknya.


Rossi juga mengungkapkan kekagumannya kepada salah satu rookie MotoGP musim ini, Maverick Vinales.

Vinales akan menjadi pendatang baru terbaik, karena ia membalap untuk tim pabrikan. Motornya harus lebih baik dari Honda RCV-nya Miller.

Lebih penting lagi pengalaman Moto2 Vinales yang tak diragukan lagi. Sementara Miller saya lihat memiliki lebih banyak masalah karena ia langsung dari kelas Moto3, tutup Rossi. (DN/vH)



Lihat: Inilah Pembalap Utama dan Kedua Tiap Tim di MotoGP